Ketgam : Sejumlah Anggota DPRD Soppeng diantaranya Andi Mahfud dari Partai NasDem, Haeruddin Tahang (Partai Demokrat, Syahrir (Partai Gerindra),Syamsuddin Dennu (PDIP) dan Fery Agelsyah (Partai NasDem),tampak hadir dipuncak HJS Soppeng ke 765,Rabu 8/3/2026
SOPPENG,MEDIATA.CO.ID – Puncak peringatan Hari Jadi Soppeng (HJS) ke-765 tahun yang digelar di Gedung Pertemuan Masyarakat La Patau Watansoppeng, Rabu 8/3/2026 tidak hanya menjadi momen perayaan sejarah, tetapi juga menjadi ajang penampilan jati diri dan kebanggaan budaya.
Hal ini ditunjukkan oleh para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng yang hadir dengan tampilan gagah dan anggun mengenakan busana adat khas Bugis.
Sebagai representasi rakyat, kehadiran mereka dalam balutan pakaian tradisional menjadi simbol bahwa lembaga legislatif sangat menghargai, melestarikan, dan mencintai warisan budaya leluhur. Penampilan mereka semakin memeriahkan suasana acara yang penuh khidmat dan kemegahan tersebut.
Seperti Anggota Dewan yang tersorot kamera Mediata.co.id diantaranya A Mahfud dari Partai NasDem, Haeruddin Tahang (Partai Demokrat, Syahrir (Partai Gerindra),Syamsuddin Dennu (PDIP) dan Fery Agelsyah (Partai NasDem) , para anggota dewan ini tampil memukau dengan busana adat yang disesuaikan dengan identitas kedaerahan.
Anggota dewan ini terlihat sangat berwibawa mengenakan Jas Tutu atau Baju Bodo laki-laki yang dipadukan dengan Songkok Recca dan Lipa Sabbe (kain tenun sutra) yang berkilau indah.
Sementara itu, para wakil rakyat perempuan tampil sangat anggun dan cantik dengan mengenakan Baju Bodo berwarna-warni yang dipadukan dengan perhiasan emas serta hiasan kepala adat yang megah. Keseluruhan penampilan mereka memancarkan aura kebesaran dan martabat masyarakat Soppeng.
Tampilan para anggota DPRD ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah modernisasi, nilai-nilai tradisi tetap dijunjung tinggi. Sebagai orang yang dipilih langsung oleh rakyat, penampilan mereka mencerminkan jiwa dan karakter masyarakat Soppeng yang sopan, santun, namun tetap tegas dan berwibawa.
Momen di puncak HJS ke-765 ini pun terasa semakin sakral dan bermakna. Kehadiran mereka bukan hanya sekadar menghadiri acara, melainkan juga menjadi bentuk komitmen untuk terus menjaga dan mewariskan kekayaan budaya daerah kepada generasi mendatang.



