Ketgam : Ketua DPC Gerindra Kabupaten Soppeng Hj Henny Latif (empat dari kiri) bersama kader kader Gerindra Kabupaten Soppeng saat bersiap mengikuti Rakorda Partai Gerindra SulSel,Selasa 4/8/2026
MAKASSAR,MEDIATA.CO.ID — Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Gerindra Provinsi Sulawesi Selatan akan digelar hari ini di Hotel Upper Hills, Makassar, Selasa (4/8/2026).
Agenda utama pertemuan penting ini meliputi evaluasi kinerja organisasi sekaligus pengukuhan dan pergantian pengurus di tujuh kabupaten/kota se-Sulsel, yang mana Kabupaten Soppeng turut masuk dalam daftar tersebut.
Ketua DPC Gerindra Soppeng Hj Henny Latif yang dikonfirmasi via selularnya,Senin 3/8/2026 terkait Rakorda ini membenarkan bahwa salah satu agenda Rakorda ini adalah penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 7 ketua DPC Gerindra kabupaten/kota termasuk Kabupaten Soppeng. Kendati begitu, dia belum merinci siapa sosok ketua DPC Soppeng yang akan menggantikan dirinya.
"Salah satu agenda Rakorda adalah penyerahan SK Ketua di 7 Kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Soppeng. Lantas, siapa sosok yang akan menggantikan saya sebagai Ketua DPC,nanti kita lihat saat diumumkan secara resmi" katanya.
Terkait posisi Henny selanjutnya pasca tak lagi menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Soppeng, Henny tidak mempersoalkannya. Bagi Henny, dimanapun dia mendapat penugasan dari partai,dia tetap akan memberikan pengabdian terbaiknya untuk Partai Gerindra.
"Bagi saya, dimanapun ditugaskan,saya tetap akan memberikan pengabdian terbaik saya untuk Partai Gerindra"
"Saya sangat berharap dan yakin, sosok yang akan menggantikan saya nanti adalah sosok yang punya kemampuan untuk membesarkan dan membawa Partai Gerindra berjaya di Kabupaten Soppeng" tukas mantan Anggota DPRD SulSel ini sambil mengisyaratkan bergabungnya tokoh baru.
Rakorda Gerindra SulSel dijadwalkan akan dipimpin langsung oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Selain Dasco, sejumlah pengurus DPP Gerindra juga dijadwalkan hadir dalam Rakorda tersebut. Mereka yakni Habiburokhman, Bambang Haryadi, Danang Wicaksana Sulistya, Wihadi Wiyanto, dan Meireza Endipat Wijaya.








