SOPPENG, MEDIATA.CO.ID– Warkop Camidu yang berlokasi di depan Lapangan Gasis Watansoppeng dan baru dibuka beberapa hari lalu, kini menjadi tempat tongkrongan favorit baru di Watangsoppeng.
Tak terkecuali Bupati Soppeng H Suwardi Haseng beserta Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle yang menjadikan warkop ini sebagai tempat temu yang hangat dengan beberapa tokoh.
Hal ini terlihat saat Bupati Soppeng H Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle berbincang santai dengan Dr Supriansa tokoh nasional Partai Golkar dan beberapa tokoh politik di daerah ini,Jumat. 20/3/2026.
Pertemuan yang tidak bersifat formal ini menjadi sarana bertukar pikiran dan mempererat tali silaturahmi sekaligus mendengar pandangan para tokoh penting Bumi La Temmamala terhadap perkembangan Kabupaten Soppeng.
Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa. Kehadiran Supriansa yang didampingi sejumlah tokoh kunci dari Partai Golkar Soppeng semakin menambah dinamika diskusi.
Di meja bundar terlihat pula H.Ismail anggota DPRD Soppeng kader Golkar, Hj.Andi Wahda anggota DPRD Soppeng dari partai golkar, serta Hj.Masnaini yang dikenal sebagai kader potensial dari partai Golkar.
Bagi Supriansa sendiri, berbincang santai dan diskusi ringan seperti ini di warung kopi telah menjadi kebiasaannya dari dulu hingga sekarang, baik saat berada di daerah maupun saat berada di ibukota saat berinteraksi tokoh tokoh penting di negeri ini.
"Dekorasi yang sederhana, meja dan kursi yang tidak terlalu megah, serta suasana yang rileks membuat setiap orang merasa nyaman tanpa perlu khawatir tentang aturan berpakaian atau cara bersikap yang kaku. Di warkop, saya suka suasana seperti ini ketika semua orang merasa setara dalam satu meja."ujar Supriansa.
Menurut Supriansa, suasana khas warkop yang sederhana dan terbuka membuat setiap individu merasa nyaman untuk bersatu. Ia sering berbagi meja dengan berbagai kalangan—mulai dari pekerja kasar hingga tokoh tokoh penting yang punya pengaruh di negeri ini.
"Tanpa ada batasan jabatan, status sosial, atau latar belakang ekonomi, percakapan berjalan dengan sangat alami dan hangat"
"Kadang saya berbagi cerita tentang tantangan dalam menjalani hidup, dan teman-teman di meja itu justru memberikan pandangan yang berbeda dari sudut pandang mereka. Tidak ada rasa minder atau merasa lebih tinggi dari yang lain,dan saya sangat suka dengan suasana seperti itu" pungkasnya


