Antisipasi Keselamatan, Kasatlantas Polres Soppeng Tegas Larang Bus Yang Tak Laik Teknis Tidak Mengangkut CJH

mediata
Monday, April 20, 2026, April 20, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T11:20:09Z
Kasatlantas Polres Soppeng Iptu Asdar S Sos

SOPPENG,MEDIATA.CO.ID-- Keselamatan menjadi prioritas utama menjelang perjalanan rombongan CJH. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Soppeng secara tegas melarang Bus yang tak lolos uji kelayakan teknis,untuk tidak mengangkut rombongan Calon Jemaah Haji.

Dari pengujian kelayakan teknis  terhadap armada bus yang akan digunakan, Pihak Penguji Kelayakan Teknis Kendaraan menemukan kondisi yang memprihatinkan pada dua buah kendaraan yaitu ban yang aus dan STNK kendaraan yang sudah habis masa berlakunya. 

Menurut Marwan, Tim Pengujian Kelaikan Kendaraan Bermotor dari Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng menyebut bahwa dalam pemeriksaan yang dilakukan,  pihaknya menemukan bahwa ada Bus yang surat surat kendaraannya tidak berlaku serta ban pada salah satu bus tersebut sudah mengalami keausan yang cukup parah, telapak ban sudah tipis, dan beberapa bahkan terlihat retak-retak. 

"Kondisi ini sangat berbahaya, terutama untuk perjalanan jauh yang melewati berbagai kondisi jalan, baik yang kering maupun basah" ungkap Marwan

Akibatnya, pihak kepolisian menegaskan bahwa dua bus tersebut wajib mengganti ban baru dan STNK yang tidak aktif harus rela menjadi cadangan.
 
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah risiko kecelakaan lalu lintas yang bisa disebabkan oleh kerusakan komponen kendaraan, terutama ban yang merupakan bagian vital dalam menjaga kestabilan dan daya cengkeram kendaraan di jalan.
 

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng Iptu Asdar menegaskan bahwa keselamatan penumpang tidak boleh ditawar-tawar. 

"Kami tidak bisa membiarkan bus dengan kondisi ban seperti itu beroperasi, apalagi mengangkut banyak orang. Risiko pecah ban atau selip sangat besar dan bisa menimbulkan korban jiwa," ujarnya.
 
Oleh karena itu, instruksi yang diberikan sangat jelas: kedua bus tersebut tidak boleh bergerak sebelum seluruh ban yang bermasalah diganti dengan yang baru dan memenuhi standar keamanan. Pihak pengelola rombongan diminta segera menindaklanjuti hal ini agar jadwal perjalanan tidak tertunda namun tetap aman.
 
Selain masalah ban, Satlantas juga mengingatkan agar seluruh armada yang terlibat melakukan pengecekan menyeluruh terhadap komponen lain seperti sistem pengereman, lampu-lampu, mesin, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan dan dokumen pengemudi .
 
"Kami berharap pihak pengelola dan sopir selalu waspada dan bertanggung jawab. Jangan memaksakan kendaraan yang tidak laik jalan, karena nyawa penumpang ada di tangan mereka," tambahnya.
 
Kebijakan ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak. Meskipun mungkin menimbulkan sedikit kerepotan, namun hal ini dianggap sebagai langkah yang sangat tepat dan bertanggung jawab. Semoga dengan persiapan yang matang dan kondisi kendaraan yang prima, perjalanan CJH dapat berjalan lancar, aman, dan selamat sampai tujuan.
Komentar

Tampilkan

  • Antisipasi Keselamatan, Kasatlantas Polres Soppeng Tegas Larang Bus Yang Tak Laik Teknis Tidak Mengangkut CJH
  • 0
<>

Terkini

Topik Populer