Usai Proyek Jalan Bernilai Milyaran Disorot, Kabid Bina Marga PUPR Soppeng Kini 'Bersembunyi' Dari Awak Media

mediata
Sunday, August 9, 2026, August 09, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T06:05:26Z
Ketgam : Kondisi Talud penahan jalan di ruas Jalan Beton Leworeng yang minim campuran semen dan terancam mudah ambruk  mendapat sorotan luas.
 
SOPPENG,MEDIATA.CO.ID — Sorotan tajam  terhadap dugaan pelaksanaan proyek pembangunan jalan bernilai milyaran rupiah yang dinilai dikerjakan secara serampangan di ruas jalan beton Leworeng, tampaknya membuat Kepala Bidang Bina Marga  Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Soppeng, kini seakan menghindar dari jangkauan awak media.
 
Sejak berita mengenai kualitas pembangunan jalan yang terkesan asal dikerjakan dan talud yang terancam ambruk menjadi sorotan luas, Kepala Bidang Bina Marga PUPR yang sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek ini ,Alimuddin kini seakan hilang dari peredaran. Awak media yang berupaya mengonfirmasi berbagai hal terkait proyek tersebut kerap memperoleh jawaban yang sama: pejabat tidak ada di tempat, sedang keluar dinas, atau keluar makan dan selanjutnya tidak pulang pulang lagi ke kantornya
 
Berbagai upaya awak media untuk menemui langsung Kabid Bina Marga guna meminta penjelasan terkait temuan di lapangan, mulai dari spesifikasi teknis yang diduga tidak sesuai standar, pengawasan yang dinilai lemah, hingga dugaan potensi  kerugian keuangan daerah  berujung pada ketidaksanggupan menemui pejabat bersangkutan. Bahkan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, nomor yang tercantum  tidak pernah diangkat.
 
Perilaku menghindar ini justru memicu beragam pertanyaan dari masyarakat dan pengamat di lingkungan Soppeng.

Bagaimana mungkin sebuah proyek bernilai  milyaran rupiah yang diduga memiliki banyak kejanggalan dalam pelaksanaannya, tidak mendapatkan penjelasan resmi dari pihak yang paling bertanggung jawab secara teknis di lapangan? Bukankah keterbukaan informasi merupakan kewajiban setiap instansi pemerintah dan pejabat daerah kepada masyarakat yang membiayai pembangunan tersebut?
 
“Sangat disayangkan, saat publik menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban, justru pihak yang seharusnya memberi penjelasan malah menghindar. Ini seolah-olah ada sesuatu yang sengaja ditutupi,” ungkap  Ketua LSM Pelita Keadilan Nur Alam Abra, Senin 10/8/2026.
 
Sebelumnya, proyek pembangunan jalan beton di wilayah Leworeng itu juga menuai catatan kritis dari warga setempat. Warga memang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan, namun sekaligus menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap kualitas hasil pekerjaan yang dinilai jauh dari harapan dan terkesan asal jadi. 

Menghindar dari pertanyaan awak media bukanlah solusi. Semakin dihindari, semakin memunculkan dugaan bahwa ada hal-hal yang sengaja disembunyikan. Masyarakat Soppeng berhak mendapatkan kejelasan: di mana letak tanggung jawab pengawasan, mengapa hasil pekerjaan bisa sedemikian rupa, dan siapa yang bertanggung jawab atas kemungkinan kerugian yang terjadi.
 
Kini mata publik tertuju pada sikap resmi Dinas PUPR Soppeng secara keseluruhan. Apakah akan membiarkan pejabatnya terus menghindar, atau justru memerintahkan agar segera tampil memberikan penjelasan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sekadar diketahui, proyek jalan yang disorot ini  bernilai Rp. 4.874.313.460, dikerjakan oleh CV ALFA ALMAHYRA JAYA dengan sumber Anggaran berasal dari APBD Soppeng Tahun 2025.
Komentar

Tampilkan

  • Usai Proyek Jalan Bernilai Milyaran Disorot, Kabid Bina Marga PUPR Soppeng Kini 'Bersembunyi' Dari Awak Media
  • 0
<>

Terkini