Ketgam : Tiga figur yang disebut sebut berpotensi menjadi ketua DPDII Partai Golkar Soppeng HA Kaswadi Razak, H Suwardi Haseng dan A Muhammad Farid (AMF).
SOPPENG,MEDIATA.CO- Menjelang agenda Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan, perhatian publik dan kader partai yang berlambang pohon beringin rindang ini di Kabupaten Soppeng,bukan hanya pada figur yang akan menjadi 01 Partai Golkar Sulsel, tetapi juga tertuju pada siapa yang akan memimpin DPD II Partai Golkar Soppeng?.
Tiga nama yang santer disebut-sebut sebagai calon kuat adalah H. Andi Kaswadi Razak, H. Suwardi Haseng, dan sosok politisi muda Andi Muhammad Farid yang dikenal dengan inisial AMF. Masing-masing memiliki rekam jejak, kekuatan dan karakteristik yang berbeda, sehingga menjadi bahan perbincangan menarik untuk ditelusuri lebih dalam.
Berikut sekilas informasi terkait tiga nama yang santer disebut-sebut sebagai calon kuat Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng.
H Andi Kaswadi Razak merupakan Figur Senior Partai Golkar dengan Pengalaman Panjang. Kaswadi yang lahir pada 1 Februari 1967, bukan nama asing di Soppeng. Ia memiliki perjalanan karier yang panjang dan beragam, mulai dari organisasi kepemudaan hingga jabatan eksekutif tertinggi di daerah.
Figur Kaswadi sendiri pernah menjabat sebagai Ketua KNPI dan Karang Taruna Kabupaten Soppeng, kemudian menjadi Ketua DPRD Kabupaten Soppeng periode 2004–2014.
Selanjutnya, ia terpilih sebagai Bupati Soppeng selama dua periode berturut-turut (2016–2021 dan 2021–2024) . Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng dan aktif dalam berbagai kegiatan konsolidasi partai.
H A Kaswadi dikenal memiliki pengalaman kepemimpinan yang matang, baik di legislatif maupun eksekutif. Ia memiliki jaringan yang luas di kalangan masyarakat dan kader partai, serta dikenal dengan gaya kepemimpinan yang santai namun tegas dan berorientasi pada pembangunan.
Sebagai figur senior, Kaswadi mungkin menghadapi dinamika keinginan kader untuk perubahan atau regenerasi, meskipun pengalamannya tetap menjadi aset berharga bagi partai.
Dibawah kepemimpinannya, Partai Golkar Soppeng pada pemilu 2019 meraih 12 kursi di DPRD Soppeng dan menjadi peraih suara terbanyak dari 30 alokasi DPRD Soppeng, pada pemilu 2024, Partai Golkar meraih 11 kursi di DPRD Soppeng sekaligus menempatkan Partai Golkar Soppeng sebagai peraih kursi terbanyak Partai Golkar diantara perolehan kursi Partai Golkar di seluruh Sulawesi Selatan.
Selanjutnya H Suwardi Haseng, yang lahir pada 31 Mei 1968,dikenal berlatar belakang pengusaha dan saat ini menjabat sebagai Bupati Soppeng .
Suwardi Haseng dikenal sebagai sosok yang memiliki latar belakang pengusaha yang sukses sebelum terjun lebih dalam ke dunia politik .
Suwardi Haseng, memulai karier politik sebagai anggota DPRD Kabupaten Soppeng selama tiga periode, kemudian naik menjadi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2019–2024. Pada Pilkada 2024, ia berhasil terpilih sebagai Bupati Soppeng periode 2025–2030 dengan perolehan suara yang signifikan, didukung oleh Partai Golkar dan koalisi partai lainnya .
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel dan aktif di organisasi pengusaha migas. Suwardi Haseng memiliki kemampuan manajemen yang baik berkat latar belakang bisnisnya.
Sebagai Bupati yang baru menjabat, ia memiliki pengaruh yang kuat di pemerintahan daerah dan dianggap mampu membawa energi baru serta koneksi yang luas baik di tingkat lokal maupun provinsi.
.Sosok muda yang juga disebut sebut berpotensi menjadi Nakhoda DPD II Partai Golkar Soppeng adalah Andi Muhammad Farid (AMF) yang saat ini menjadi Ketua DPRD Soppeng.
Namanya, beberapa waktu belakangan ini juga mulai muncul sebagai calon alternatif yang membawa nuansa baru. Politisi muda yang lahir pada tanggal 19 Mei 1998 ini dianggap mewakili harapan akan regenerasi dan pendekatan yang lebih segar dalam kepemimpinan partai.
Figurnya yang masih muda, dinamis, dan dekat dengan kalangan milenial serta generasi muda diyakini akan membawa harapan baru dan menyegarkan struktur organisasi dinilai mampu menarik minat kader baru untuk lebih aktif berpartisipasi di dunia politik khususnya Partai Golkar
Dibandingkan dua nama sebelumnya, AMF mungkin memiliki pengalaman politik dan pemerintahan yang belum sepanjang mereka. Namun, posisinya sebagai Ketua DPRD Soppeng dan peraih suara terbanyak di Pemilu 2024 membuktikan kemampuan dan kepercayaan dari seluruh elemen kader partai pada sosok muda Partai Golkar ini.
Bagi sebagian kader, pengalaman dan kestabilan yang ditawarkan oleh Andi Kaswadi Razak menjadi nilai tambah yang penting untuk menjaga kontinuitas dan kekuatan partai.
Di sisi lain, figur seperti Suwardi Haseng dianggap mampu menggabungkan kekuatan politik dan sumber daya untuk memajukan Golkar di Soppeng, mengingat posisinya saat ini sebagai Bupati.
Sementara itu, kehadiran AMF memberikan opsi bagi mereka yang menginginkan perubahan dan semangat baru dalam organisasi.
Plt Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng Dr Syamsuddin yang dikonfirmasi mediata.co.id ,Ahad 24/5/2026 terkait jadwal Musda DPD II Partai Golkar Soppeng menyebut bahwa belum ada jadwal pasti terkait penyelenggaraan Musda.
"Belum ada jadwal, saat ini penyelenggaraan Musda DPD I saja masih menunggu jadwal,kabarnya masih menunggu kedatangan Ketua Umum yang masih menjalankan ibadah haji"
"Meski belum ada jadwal pasti kami tetap mempersiapkan pelaksanaan Musda ini dengan baik sesuai aturan dan mekanisme organisasi. Kami berharap, siapapun yang nantinya menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng , dapat menyatukan seluruh elemen partai, memperkuat struktur organisasi, dan membawa Golkar Soppeng semakin maju serta berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat"tandasnya



