SOPPENG, MEDIATA.CO.ID – Dinamika politik internal Partai Golkar Kabupaten Soppeng terasa mulai menghangat jelang Musyawarah Daerah (Musda) tingkat Kabupaten.
Hal ini terlihat dengan mulai 'terbelahnya' arah dukungan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Soppeng terhadap figur figur yang disebut sebut akan maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar pada Musda Golkar beberapa waktu mendatang.
Berdasar pantauan Mediata, dari 11 anggota Fraksi Partai Golkar yang duduk di parlemen daerah, terlihat jelas ada pembagian sikap. Sekira lima anggota DPRD sepenuhnya mendukung HA Kaswadi Razak SE untuk maju kembali sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng
Sementara, enam lainnya memilih menahan sikap, bersikap netral, atau bahkan diam-diam mulai bergerak mendukung figur H Suwardi Haseng SE yang saat ini menjabat sebagai Bupati Sopppeng dan disebut sebut juga akan ikut bertarung di bursa pemimpin Golkar Soppeng.
Polarisasi ini semakin terasa saat konsolidasi Partai Golkar yang digelar pekan lalu di Gedung Pertemuan Watansoppeng. Dimana hanya lima anggota Fraksi DPRD yang dinilai sebagai pendukung H A Kaswadi Razak yang terlibat aktif dalam pelaksanaan Konsolidasi Partai Golkar ini.
Dalam pelaksanaan Konsolidasi ini sendiri, PLT Ketua DPD I Partai Golkar SulSel M Muhiddin Said melontarkan pujian atas kinerja dan keaktifan lima Anggota DPRD Soppeng dari Partai Golkar ini dalam menyukseskan konsolidasi Partai Golkar SulSel di daerah Pemilihan SulSel 2.
" Secara khusus saya ingin menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan semangat untuk menyukseskan konsolidasi ini. terkhusus kepada Anggota DPRD Andi Farid Kaswadi, Syamsuddin, Hadi Wijaya Ismail, Hj Sumarni dan H Ismail yang siang malam ada dilokasi untuk mempersiapkan acara ini" ungkap Muhiddin beberapa waktu lalu.
Salah seorang Kader Partai Golkar yang enggan disebut namanya saat berbincang di Warkop Olleng, Senin 25/6/2026 menyebut perbedaan dukungan ini wajar terjadi, namun berisiko mengganggu soliditas.
"Perbedaan dukungan ini wajar, tapi jangan sampai arah dukungan yang terbelah seperti ini berdampak pada kerja sama dan kinerja mereka di legislatif ," ujarnya
Beberapa kalangan menilai,
Peta dukungan di Fraksi Golkar Soppeng diyakini akan mengalami perubahan tergantung sinyal dan tanda tanda dari DPP.
"Arah dukungan ini akan berubah jelang pelaksanaan Musda nanti,tergantung pembacaan mereka terhadap figur figur yang mendapat restu dari DPP Partai Golkar"
" Cuma yang saya khawatirkan, jangan sampai arah dukungan yang berbeda seperti ini memicu aksi balas dendam dari figur yang terpilih nanti sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Soppeng,semoga itu tidak terjadi"tandasnya



