Mengkhawatirkan, Belum Setahun Pasca Dibangun Jembatan Kessing Mulai Retak Di Banyak Tempat

mediata
Sunday, April 12, 2026, April 12, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T03:46:41Z
 
SOPPENG,MEDIATA.CO.ID –Belum cukup setahun berlalu sejak peresmiannya, Jembatan Kessing kini menjadi sorotan publik karena kondisinya yang dikhawatirkan tidak lagi aman dan berpotensi roboh.

Dari pantauan Mediata .co.id jembatan yang dibangun dengan biaya yang tidak sedikit ini seharusnya menjadi sarana transportasi yang andal dan tahan lama, namun kenyataannya justru menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga yang setiap hari melintasinya. 

Beberapa bagian struktur jembatan sudah terlihat mengalami kerusakan, mulai dari retakan pada beton hingga talud yang yang terlihat mulai banyak retakan.
 
Jembatan yang dibangun dengan biaya sekira Rp. 4 milyar lebih ini seharusnya menjadi sarana transportasi yang andal dan tahan lama, namun kenyataannya justru menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga yang setiap hari melintasinya. 

Salah seorang warga Desa Kessing Nur Alam Abra yang juga Ketua LSM Pelita Keadilan  mengungkapkan kekhawatirannya,kepada Medilata.co.id, Ahad 12/4/2026.

 "Saat melintas, kadang terasa getaran yang cukup kuat. Apalagi jika ada kendaraan berat lewat, rasanya jembatan ini tidak kuat menahan beban. Kami sangat khawatir jika suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan," ujar Lalang sapaan akrab Nur Alam Abra dengan nada cemas.

Nur Alam Abra menyebut kerusakan kerusakan yang terjadi pada jembatan tersebut kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari proses konstruksi yang kurang teliti, kurangnya pengawasan saat pembangunan hingga kurangnya perawatan pasca pembangunan.

"Sangat disayangkan kalau kondisi jembatan seperti ini.  Apalagi Jembatan Kessing  merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan beberapa wilayah, sehingga jika terjadi kerusakan parah atau bahkan roboh, akan mengganggu kelancaran transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat" ungkap Lalang
 
Lalang  berharap pihak terkait, baik itu dinas pekerjaan umum maupun instansi lain yang bertanggung jawab, dapat segera turun tangan untuk meninjau kondisi jembatan secara langsung. 

"Pemeriksaan mendalam perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan yang sebenarnya dan menentukan langkah penanganan yang tepat. Apalagi,jembatan ini kemungkinan masih dalam masa  pemeliharaan "ujar Lalang

Sementara,salah seorang warga yang berlatar belakang Sarjana Ilmu Ternik Sipil menyebut konstruksi lantai jembatan yang tidak berbentuk camber (lengkungan keatas) membuat jembatan ini rawan mengalami lendutan (lengkungan ke bawah) dan berpotensi memperpendek umur jembatan.

"Dengan memberikan camber, jembatan yang awalnya melengkung ke atas akan menjadi rata atau lurus saat menerima beban penuh, sehingga mencegah lendutan berlebihan yang dapat membahayakan keamanan jembatan" 

"Jika jembatan dibangun tanpa camber, lendutan yang terjadi kemudian dapat membuat jembatan terlihat melengkung ke bawah, yang berisiko merusak sambungan atau memperpendek umur layanan jembatan"ujarnya
 
Terkait soal Jembatan Kessing, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Soppeng, Andi Haeruddin yang dikonfirmasi via WA nya menyebut akan segera menindak lanjutinya.

" Kami akan segera menindak lanjutinya dan berkoordinasi dengan pihak rekanan untuk mengambil langkah langkah selanjutnya. Jembatan ini masih dalam masa pemeliharaan "pungkasnya 

 


Komentar

Tampilkan

  • Mengkhawatirkan, Belum Setahun Pasca Dibangun Jembatan Kessing Mulai Retak Di Banyak Tempat
  • 0
<>

Terkini