SOPPENG,MEDIATA.CO.ID--Krisis air bersih yang melanda masyarakat akibat rusaknya pompa di lokasi pengelolaan air di Asanae hingga kini belum juga teratasi. Sudah hampir 3 bulan, distribusi air tidak berjalan normal, memaksa warga mencari alternatif demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi ini membuat sebagian warga harus berboncengan membawa air, bahkan rela mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk mendapatkan air bersih.
Anggota Komisi 3 DPRD Soppeng dari Dapil Marioriwawo Ardi Doma kepada Mediata.co.id ,Senin 25/6/2026 mengaku sangat prihatin melihat situasi tersebut. Menurutnya, kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih tidak seharusnya terabaikan dalam waktu yang begitu lama.
“Saya sangat kasihan melihat masyarakat. Ada yang harus bonceng air, bahkan ada warga mengeluh karena penghasilan dari jual gorengan hanya habis untuk beli air,”
"Kondisi ini bukan hanya menyulitkan aktivitas harian warga, tetapi juga memukul ekonomi masyarakat kecil yang bergantung pada usaha sederhana. Saya tegaskan, bahwa persoalan ini harus segera ditangani secara serius oleh pihak terkait" ujarnya
Ditambahkan oleh Ardi, setelah sudah hampir 3 bulan masyarakat menderita karena ketiadaan air bersih, kondisi ini tidak bisa dianggap biasa. Harus ada langkah cepat dan nyata. Jangan biarkan masyarakat terus menderita,
"Kami minta kepada pemerintah melakukan langkah antisipasi untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya, seperti distribusi air bersih menggunakan mobil tangki kepada warga terdampak, sambil menunggu perbaikan pompa di Asanae dapat segera diselesaikan"jelasnya.
Lebih jauh Ardi menambahkan bahwa sesuai hasil reses yang dilakukannya sebagai Anggota DPRD, masyarakat berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan segera turun tangan mengatasi beberapa persoalan terutama 3 persoalan berikut :
1.Selalu ada persiapan pompa cadangan yg siap pasang di kala rusak.
2. Pergantian pipa PVC ke pipa HDPE -+ 1KM
3.menggunakan/mengaktifkan bak penampungan yang ada di Tompo Matajang yang selama ini tidak pernah di pergunakan, agar krisis air ini tidak terus berlarut-larut dan kehidupan warga bisa kembali normal.



