12 Kali Berturut Turut, Soppeng Kembali Raih Predikat WTP dari BPK RI

mediata
Monday, May 25, 2026, May 25, 2026 WIB Last Updated 2026-05-26T01:48:19Z

SOPPENG,MEDIATA.CO.ID.– Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. 

Ini merupakan kali ke-12 berturut-turut Soppeng mempertahankan predikat tertinggi dalam akuntabilitas pengelolaan keuangan negara/daerah ini.
 
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan Senin 25/6/2026 kemarin di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Sulsel, Makassar. Dokumen resmi diserahkan Kepala Perwakilan BPK Sulsel, Winner Franky Halomoan Manalu, langsung kepada Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng.

Pada kesempatan yang sama, Kota Makassar juga menerima predikat serupa, sehingga keduanya menjadi daerah pertama di Sulsel yang meraih WTP untuk tahun anggaran 2025.
 
Opini WTP berarti laporan keuangan pemerintah daerah dinilai disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan, dan tidak ditemukan hal-hal yang bersifat menyimpang atau meragukan. 

Penilaian didasarkan pada empat aspek utama: kesesuaian standar akuntansi, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.
 
Bupati Suwardi Haseng menyambut gembira capaian ini dan menyebutnya sebagai bukti nyata konsistensi dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah, serta dukungan DPRD. 

Usai menerima LHP BPK, Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang dinilai telah bekerja secara disiplin dan menjaga integritas dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

Menurutnya, capaian opini WTP bukan hanya sekadar penghargaan administratif, tetapi juga menjadi indikator bahwa tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik dan bertanggung jawab.

Ia menegaskan, integritas dan kedisiplinan aparatur harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal seiring dengan terjaganya wibawa pemerintahan daerah.

“Opini WTP ini adalah hasil dari kedisiplinan kerja, kinerja positif, dan integritas seluruh perangkat daerah. Semoga integritas bisa terus terjaga dan kedisiplinan semakin ditingkatkan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seiring dengan wibawa pemerintahan,” ujar Suwardi.

Kepala BPK Perwakilan Sulsel, Winner Franky, mengapresiasi kinerja Soppeng yang konsisten bertahun-tahun mempertahankan WTP. 

Menurutnya, hal ini menunjukkan tata kelola keuangan yang matang dan disiplin tinggi, tidak mudah dijumpai di seluruh daerah di Indonesia. Meski begitu, ia tetap mengingatkan agar pemerintah daerah terus menindaklanjuti catatan-catatan kecil dalam pemeriksaan guna mencapai penyempurnaan maksimal.
 
Dari catatan pemerintah daerah, Soppeng pertama kali meraih WTP pada tahun 2014, dan sejak saat itu tak pernah putus mempertahankannya hingga kini menjadi 12 kali berturut-turut . 

Prestasi ini menempatkan Soppeng sebagai salah satu kabupaten dengan rekam jejak pengelolaan keuangan terbaik di Sulawesi Selatan.
 

Komentar

Tampilkan

  • 12 Kali Berturut Turut, Soppeng Kembali Raih Predikat WTP dari BPK RI
  • 0
<>

Terkini